Rabu, 07 Januari 2015

Yuk Mari Kita Baca Ini :D

Hello all,,, :)

Mau Berbagi sedikit nii tentang kata "Galau",,,
kan sekarang2 lagi trend tuh kata galau,,
kadang kita pun suka ngeledekin temen "cie yang lagi galau", "cie yang gagal move on",, haha
Saya pun pernah merasakan hal itu hehe jadi saya sedikit ingin berbagi saja,,

sebelumnya saya Mengambil tentang "Galau" ini dari salah satu blog sahabat saya dan sebelumnya pun saya sudah meminta izin kepada sahabat saya untuk menceritakan kembali di blog saya ini,,,,

dan dari dia saya sedikit lebih mengetahui tentang "Galau",,
yaa ada beberapa hal yang saya setuju dengannya dan juga ada beberapa yang saya tidak setuju,,

Yuk Kita Baca dan kita simak apa benar Kata galau menurut dia,,,
Hehe




Dan Ini cerita Tentang Galau Menurutnya hehe :


Sekarang anak-anak muda lagi ngetren sama kata “galau”. Apa sih galau itu? Kenapa banyak orang yang terjangkit oleh kata-kata itu? Oke gue punya jawaban-nya sendiri. Galau itu menurut gue bimbang akan suatu keadaan yang sedang dihadapi. Tipe-tipe galau itu beragam :

1.      Nge-galauin seseorang yang belum tentu di galauin balik sama orang tersebut (re: gebetan). Tiap malam ga bisa tidur mikirin sesuatu hal yang belum pasti adanya, senyum-senyum sendiri jika mengingat sedang bersamanya dan banyak lagi. Padahal yang dipikirin bisa aja bisa jadi malah lagi asik sama kegiatannya sendiri, misalnya asik sama futsal, nge-game, atau malah lagi sibuk mikirin orang lain bukan dirimu.

2.    Galau karna zona nyaman. Sudah nyaman dengan keadaan yang ada, rutinitas setiap hari itu-itu aja, tidak ada perubahan, selalu berputar di tempat yang sama, tidak menemukan tantangan yang baru. Ingin keluar dari zona tersebut, ingin mencari suasana baru namun sudah banyak ketakutan yang ada di pikirannya, takut nanti seperti inilah-itulah dan membuat seseorang kembali mengurungkan niatnya untuk keluar dari zona nyaman tersebut.

3.    Galau terperangkap oleh friend zone. Sudah sangat dekat sekali dengan temannya, bentar-bentar nanya lagi apa, sama siapa, udah makan atau belum, kalau tidak kabar  langsung panik, suka over protective, sudah seperti orang yang berpacaran namun nyatanya hanya berteman. Nah, loh!

4.    Galau karna jurusan. Masuk ke jurusan tersebut alih-alih mengikuti perkataan orang tua dengan kata lain terpaksa mengambil jurusan tersebut namun nyatanya tidak sesuai dengan hati, tidak nyaman, ingin pindah jurusan yang sesuai dengan minat namun tersendat karna tidak enak oleh orang tua yang membiayai, sudah bukan tingkat 1 pula jika mengulang sama saja seperti membuang waktu, materi, jasmani dan rohani.

5.    Galau karna hasil akhir. Hasil akhir ini pun beragam. Contoh yang sederhana aja deh, NILAI. Nilai itu kita peroleh dari mana sih? Ga jauh-jauh deh dari absen, tugas, kuis, ujian. Udah susah payah belajar yang rajin, absen full, tugas full, ujian juga udah dengan maksimal, tapi hasilnya apa? Ga sesuai dengan proses-nya bung. Kalau udah gini, ga jauh-jauh deh dari kata galau.

6.    Galau karna pekerjaan. Orang yang sudah selesai dalam pendidikannya biasanya kerja di tempat orang atau membuka usahanya sendiri. Nyatanya jaman sekarang tidak-lah mudah dalam hal tsb. Tiap individu harus kreatif untuk dapat menciptakan hal-hal yang baru sehingga dapat dilirik oleh pekerjaan bukan sekedar kita yang melirik pekerjaan. Banyak orang yang tanpa menyadari jika pertanyaan2 yang terdengar simple namun dapat berdampak kepada hati seseorang yang terluka. Karna kita tidak pernah tau hati orang yang sesungguhnya.

contoh siklus pertanyaan orang yang terdengar klasik tapi terus berlangsung mulai dari > sekarang anaknya kelas berapa? > sekolah dimana? > smp  dimana? > mau ambil sma atau smk? mau masuk jurusan apa? > sekarang kuliah dimana? > sudah lulus belum? > kerja dimana? > sekarang pasangannya siapa? > kapan nikah? > kapan punya anak? > anaknya sekarang umur berapa? > dan kembali lagi kepada sekarang anaknya kelas berapa?. Pernah ngalamin ditanya orang dengan salah satu pertanyaan diatas ? :)

7.    Galau karna perkataan orang lain. Ada orang yang bertipe pemikir. Bentar-bentar apa kata orang langsung dipikirin. Contoh : “eh, ko lo tumben penampilannya kaya gitu? Biasanya pake sepatu sport sekarang pakenya flatshoes terus, cie lagi kasmaran” atau kaya gini “kenapa sih kemana-mana sama dia mulu? Emang kalau tanpa dia ga bisa? Oke fine, kita udah ga dianggap, sekarang mah ke dia mulu” langsung deh kepikiran, langsung deh galau, padahal apa yang di ucapkan orang lain belum tentu benar semua kan?
               
8.    Galau tidak bisa tegas pada dirinya sendiri. Biasanya orang yang galau dalam hal ini bersifat tidak enakan terhadap orang lain. Jika diminta tolong oleh orang lain tidak bisa mengatakan tidak padahal dia sendiri belum tentu dapat melakukan dengan baik atau pada saat orang lain meminta tolong terhadapnya dia sendiri sedang ada tugas atau kepentingan yang tidak bisa di tinggalkan namun karna sifat tidak enakan sepeti itulah yang membuat dia sulit untuk mengucapkan kata tidak. Sehingga kepentingan sendiri sering diabaikannya padahal itu sendiri tidak baik.

9.    Galau mau makan apa, dimana, sama siapa? Nah ini, kadang hal ini dapat menjadi lucu. Kenapa? Karna masalah makan yang sederhana pun dapat dijadikan ke galau-an oleh orang-orang jaman sekarang. “Aduh siang ini mau makan apa ya yang enak? Dimana ya enaknya? Padahal jika sudah lapar pada level maksimal dan ada makanan di depannya tanpa pikir panjang pun langsung menyantap hidangan tersebut. 

Itulah segelintir ragam galau yang saya paparkan disini dan masih banyak lagi sebenarnya ragam-ragam galau yang terjadi. Hayo kamu termasuk ke dalam ragam galau yang seperti apa? Hehe.
Kebanyakan orang kalau udah galau itu diem, menyendiri, dengerin musik yang melow,  yang ada bukan mereda tapi tambah maksimal deh galaunya. Coba deh kalau udah galau, jauh2 dari kata menyendiri, dengerin musik yang melow, coba untuk melakukan hal-hal yang membuat diri anda menjadi lebih baik lagi. Melakukan hal-hal yang menarik bersama sahabat-sahabat anda, keluarga anda, ciptakan canda tawa didalamya, cari senyum anda, buat senyum pada diri anda, ciptakan simbol bahwa anda adalah orang yang ceria jauh dari kata galau.
 Karna dengan senyuman, tertawa, semua akan terasa lebih ringan.  Ambil sisi positif dari perkataan orang lain, abaikan jika apa yang dikatakannya tidak baik untuk diri anda, abaikan jika dia hanya membicarakan anda di belakang, toh mereka hanya dibelakang anda dan anda jalan terus saja ke depan, menuju masa depan anda. Jalani-lah hidup dengan ikhlas karna semua itu telah ada yang mengaturnya. Kita tinggal berusaha dengan berdoa kepada-Nya dan meminta agar selalu dimudahkan dalam segala urusan. Maaf jika salah kata atau ada ucapan yang tidak enak :) terima kasih telah membaca :)

Itulah sedikit Cerita Tentang Kata Galau Dari Sahabat Saya,,,
Terima Kasih Telah Membaca :)

Terima Kasih Buat Sahabat Saya,,,
Thanks Banget Pokoknya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar